Rabu, 21 Desember 2011

kiki servis blog anak kuningan Cara sederhana memeriksa flyback (FBT) rusak

Cara sederhana memeriksa flyback (FBT) rusak

Gejala flyback rusak antara lain adalah :

Tr horisontal diganti baru langsung jebol
Tegangan B+ drops

Sebenarnya ada beberapa macam alat yang dapat digunakan untuk memeriksa apakah flybak rusak. Lain kali akan kami tulis artikelnya.
Tetapi kami punya cara sederhana yang selalu kami lakukan untuk memastikan apakah flybak rusak atau masih bagus, sebelum mengganti transistor horisontal. Yang diperlukan hanyalah sebuah lampu dop 100watt yang diberi tambahan sambungan kabel sepanjang kurang lebih 25cm
Caranya adalah sebagai berikut.

Putus hubungan antara flyback dengan kolektor transistor horisontal-out. Dengan cara (a) Open kolektor dengan cara solderan disedot dari printed board, atau (b) Melepas kabel jumper kalau ada, atau (b) Memotong jalur prited.
Pasang ac volt-meter antara basis dengan ground transistor horisontal out.
Hidupkan pesawat sebentar saja – harus ada tegangan ac sekitar 1v. Hal ini dilakukan adalah untuk memastikan bahwa horisontal osilator dan horisontal driver sudah kerja.
Pasang lampu dop antara flyback dengan kolektor transistor horisontal (lampu diseri dengan kolektor).
Hidupkan pesawat sambil diukur secara bergantian tegangan heater, screen (VR screen maks).
Jika tidak ada tegangan berarti flyback rusak. Biasanya ditandai dengan lampu dop yang menyala agak terang.
Jika flyback masih bagus biasanya heater ada tegangan ac sekitar 1 hingga 2v, tegangan screen sekitar 150v. Biasanya ditandai dengan lampu dop yang menyala redup.
Pengukuran harus dilakukan dengan cepat, sebab kalau pesawat menggunakan sirkit protek – maka protek akan aktip bekerja.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar